Selasa, 20 Maret 2012

SEJARAH TAEKWONDO INDONESIA



     Taekwondo mulai berkembang di Indonesia tahun 1970 yang dimulai oleh aliran ITF ( Internasional Taekwondo Federation ) yang bermarkas besar di Toronto, Kanada yang di pimpin oleh Jenderal Choi Hong Hi. Kemudian berkembang juga aliran WTF ( World Taekwondo Federation ) yang berpusat di Kukkiwon, Seoul, Korea Selatan dengan presiden Dr. Un Yong Kim.

     Pada waktu itu kedua aloiran ini mempunyai organisasi di tingkat nasional yaitu, Peraturan Taekwondo Indonesia ( PTI ) yang berafiliasi ITF yang dipimpin oleh Letjen Leo Lopolisa dan Federasi Taekwondo Indonesia ( FTI ) yang berafiliasi WTF yang dipimpin oleh Marsekal Muda Sugiri.

     Pada tanggal 28 Maret 1981 diadakan Musyawarah Nasional Taekwondo yang berhasil menyatukan kedua organisasi Taekwondo tersebutnmenjadi organisasi baru yang disebut Taekwondo Indonesia yang berkiblat ke WTF dan dipimpin oleh Letjen Leo Lopolisa sebagai ketua umum. Sedangkan struktur organisasi ditingkat nasional disebut PBTI (Pengurus Besar Taekwondo Indonesia ) yang berpusat di Jakarta. Selanjutnya Taekwondo Indonesia sempat dipimpin oleh Soeweno Harsudiyono Hartas, dan sekarang mayjen ( Mar ) Suharto.

     Pada tanggal 17-18 September 1984 diadakan Munas Taekwondo Indonesia I yang menetapkan Letjen Sarwo Edhie Wibowo sebagai ketua umum periode 1984-1988. Atlit-atlit Taekwondo yang pernah berjaya di tingkat internasional diantaranya ; Budi Setiawan, Rahmi Kurnia, Siauw Lung, Lamting, Yuana Wangsa Putri, Satrio Rahadani, dan lain-lain.

FILOSOFI SABUK DAN SERAGAM TAEKWONDO

♥ SABUK / TI
  • Putih    : melambangkan kesucian/ dasar dari semua warna.
  • Kuning :  melambangkan bumi yang mulai ditanamkan dasar-dasar Taekwondo yang kuat.
  • Hijau    : melambangkan hijaunya pepohonan yang artinya dasar Taekwondo mulai ditumbuhkembangkan.
  • Biru      : melambangkan birunya langit yang berarti kitan harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.
  • Merah  : melambangkan matahari/bahaya artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan harus dapat mengontrol setiap sikap/tindakan kita.
  • Hitam  : melambangkan akhir/lawan dari putih kedalaman hal ini melambangkan kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri dari takut dan kegelapan.






♥ SERAGAM / DOBOK
     Model seragam diambil dari pakaian tradisional Korea yang disebut Han Dobok. Han Dobok terdapat 3 unsur bentuk yaitu ;
  • Lingkaran ( won )
  • Persegi Empat ( bang ), dan
  • Segitiga ( kak )
yang menyimbolkan langit/surga, bumi dan manusia yang merupakan 3 unsur alam semesta ( samilshingo ).
     Mikrokosmos adalah manusia/diri kita  sendiri, jadi sesuai dengan seragam latihan yang kita pakai, bahwa celana dan baju menggambarkan bumi dan langit sedangkan sabuk latihan menggambarkan jati diri kita.
     Awalnya dobok hanya berwarna kerah putih, tapi sejak tahun 1970 dibedakan yaitu ; kerah putih untuk penyandang sabuk putih sampai biru strip, kerah hitam untuk penyandang sabuk merah sampai hitam ( DAN ) dan kerah merah hitam untuk penyandang sabuk hitam junior.



sumber :
> buku sejarah Taekwondo
> http://www.challengermartialarts.com/vision-martial-arts-uniforms-deluxe-TKD.html 
> http://taekwondounmul.blogspot.com/2011/06/dobok-dan-sabuk-serta-filosofinya.html

Nama  : Dyah Sekar Ayu
Kelas   : 1 PA 07
NPM   : 17511957

Senin, 19 Maret 2012

SEJARAH TAEKWONDO DUNIA

     Nama Taekwondo berasal dari bahasa korea yang terdiri dari tiga kata yaitu : Tae berarti menendangkan / menyerang dengan kaki, Kwon berarti tangan/menyerang dengan tangan dan Do berarti seni/disiplin. Jadi kata Taekwondo adalah seni / cara mendisiplikan diri atau seni beladiri yang menggunakan tekhnik kaki dan tangan kosong. Nama Taekwondo muncul pada tahun 1950 yang sebelumnya bernama Taek Kyon.

Taek Kyon sudah ada sekitar tahun 50 SM. Pada masa itu Korea terbagi kedalam 3 kerajaan yaitu:
  • Kerajaan Silla yang berdiri pada tahun 57 SM di dataran Kyongju tenggara, semenanjung Korea.
  • Kerajaan Koguryo yang berdiri pada tahun 37 SM di sungai Yalu, semenanjung Korea bagian utara. 
  • Kerajaan Baekche yang berdiri pada tahun 18 SM di daerah barat daya, semenanjung Korea.
     Raja Gwanggaeto adalah keturunan ke- 19 Kerajaan Koguryo. Sedangkan para prajurit Silla yang mengembangkan Taek Kyon disebut Hwarang dan perkumpulannya disebut dengan Hwarang-Do ( jalan mengembangkan masa dewasa ). Para anggota Hwarang-Do diajarkan sebagai macam disiplin ilmu seperti ; sejarah filosofi konfusius, etika, moralitas Buddha, puisi, menyanyi, menari, berkuda, memanah, bermain pedang, taktik militer dan Taek Kyon. Mereka juga memiliki prinsip dasar yang di tetapkan oleh para sarjana Buddha Wonkang yang disebut dengan " Lima aturan tingkah laku manusia " yang berbunyi :
  • Bersikap setia terhadap negaramu
  • Bersikap patuh pada orang tuamu
  • Bersikap dapat di percaya oleh temanmu
  • Pantang mundur dalam  pertempuran
  • Pantang membunuh secara tidak adil
     Penyebaran Taek Kyon ke seluruh Korea berlangsung antara tahun 669-935. Pada masa ini nama Taek Kyon lebih dikenal sebagai Subak.

     Pada masa Kerajaan Yi/ dinasti Chosun yang berkuasa tahun 1392-1910, terjadi beberapa peristiwa penting dalam perjalanan seni beladiri ini. Diantara terbit sebuah buku tentang ilustrasi seni beladiri yang berjudul Muyendobo-Tonji yang memuat gambar yang menyerupai bentuk/sikap ( poomse ) dan gerakan dasar/basic movement.

     Kwan atau sekolah yang mengajarkan seni beladiri khas Korea muncul pertama kali tahun 1945 di Yong Chun Seoul. Tempat latihan ini dinamakan Chung Do Kwan yang didirikan oleh Lee Won Kuk yang mempelajari seni beladiri Jepang Karate Shotokan. Pada tahun yang sama berdiri juga Moo Duk Kwan oleh Hwarangkee yang mempelajari seni beladiri Kuk Sool dari Manchuria Selatan dan Yun Moo Kwan yang didirikan oleh Chun Sang Sup yang menguasai dua seni beladiri Jepang Judo dan Karate.

     Tahun-tahun berikutnya berdiri beberapa Kwan lagi yaitu; Moo Kwan ( oleh Yoon Byung In ), Ji Do Kwan, Seng Moo Kwan dan Oh Do Kwan ( oleh Choi Hong Hi, yang kelak terkenal dengan organisasi Internasional Taekwondo Federation/ITF ). Gaya-gaya/jurus yang terkenal dalam setiap Kwan diantaranya ; Soo Bahk Do, Kwan Bop, Kong Soo Do, Tae Soo Do dan Dang Soo Doo.

     Pada tanggal 16 september 1961, Taekwondo berubah nama menjadi Taesoodo. Dan berubah kembali menjadi Taekwondo pada tanggal 5 agustus 1965 dengan organisasi nasionalnya yang bernama Asosiasi Taekwondo Korea ( Korea Taekwondo Association/KTA ).

     Pada tanggal 28 Mei 1973 berdiri organisasi dunia yang baru yaitu, World Taekwondo Federation ( WTF ) yang sebelumnya berdirinya diadakan World Taekwondo Championship di Seoul. Pada tanggal 25 - 27 Mei 1973 yakni pertandingan Internasional Taekwondo yang sejak kejuaraan tersebut maka diadakanlah kejuaraan-kejuaraan lain diseluruh dunia seperti Amerika Serikat, Amerika Utara, Jerman Barat dan Denmark. Sebelum berdiri WTF pada tahun 1972 Kukkiwon didirikan sebagai markas besar Taekwondo.

     Pada tahun 1974 Taekwondo diterima sebagai pertandingan resmi di Asian Games, lalu pada tahun 1975 diterima sebagai olahraga resmi oleh US Amatateur Athletic Union (AAU). Dan pada tahun 1976 diterima sebagai olahraga resmi oleh Internasional Council of Military Sports (CISM).

     Pada bulan Juli 1980, Taekwondo diterima dan diakui oleh Internasional Olympic Committee/IOC yang mulai dipertandingkan sebagai pertandingan ekshibisi pada olimpiade Seoul, Korea pada tahun 1988. Dan terpilih sekali lagi sebagai pertandingan ekshibisi pada olimpiade Barcelona Spanyol tahun 1992. Kemudian pada tahun 2000 di Sydney, Australia sebagai pertandingan resmi di olimpiade.

sumber :
buku sejarah Taekwondo

Nama : Dyah Sekar Ayu
Kelas  : 1 PA 07
NPM  : 17511957

Minggu, 18 Maret 2012

TUGAS SOFT SKILL

1. Apa yang dimaksut dengan SOFT SKILL ?

Soft skill merupakan istilah sosiologis yang merujuk pada sekumpulan karakteristik kepribadian, daya tarik sosial, kemampuan berbahasa, kebiasaan pribadi, kepekaan/kepedulian, serta optimisme. Soft skill ini juga melengkapi hard skills yang bisa dikatakan  sebagai persyaratan teknis dari suatu pekerjaan.
Soft skill tersebut mencakup :
(a) kualitas pribadi, misalnya tanggung jawab, kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi, pengendalian diri, dan integritas atau kejujuran
(b) keterampilan interpersonal, misalnya berpartisipasi sebagai anggota kelompok, mengajar atau berbagi pengetahuan ke orang lain, melayani pelanggan, kepemimpinan, kemampuan negosiasi, dan bisa bekerja dalam keragaman.
Contoh dari soft skill itu sendiri seperti seorang beladiri yang tidak hanya melatih skillnya namun dia juga harus melatih mental dan pikiran nya, kemudian semua itu disatukan baru bisa mendapatkan kesempurnaan dalam berlatih.
Soft skill pada dasarnya merupakan keterampilan personal yaitu keterampilan khusus yang bersifat non-teknis, tidak berwujud, dan kepribadian yang menentukan kekuatan seseorang sebagai pemimpin, pendengar (yang baik), negosiator, dan mediator konflik. Sedangkan Hard skill bersifat teknis dan biasanya sekedar tertulis pada bio data seseorang yang mencakup pendidikan, pengalaman, dan tingkat keahlian (teknis). Soft Skills bisa juga dikatakan sebagai ketrampilan interpersonal seperti kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dalam sebuah kelompok.
Jadi Softskills adalah sebuah istilah dalam sosiologi tentang EQ (Emotional Intelligence Quotient) seseorang atau keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan yang lain termasuk dengan dirinya sendiri.

2. Apa perbedaan antara Hard Skill dan Soft Skill ?
 
Hard skills merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sedangkan softskill adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal.

Pada perekrutan karyawan biasanya kemampuan teknis dan akademis (hard skill) lebih mudah diseleksi, dan dapat diketahui pada daftar riwayat hidup, pengalaman kerja, indeks prestasi dan ketrampilan yang dikuasai. Sedangkan untuk soft skill biasanya dievaluasi oleh psikolog melalui psikotes dan wawancara mendalam. Interpretasi hasil psikotes, meskipun tidak dijamin 100% benar namun tetapi sangat membantu perusahaan dalam menempatkan ‘the right person in the right place’.

sumber :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/11/perbedaan-softskill-dan-hardskill/
http://hafismuaddab.wordpress.com/2010/02/13/pengertian-soft-skill-dan-hard-skill/

3. Apa keterkaitan Soft Skill dan Hard Skill terhadap dunia kerja dan kuliah?

Dalam dunia kerja yang dibutuhkan tidak hanya kepandaian akademik/teknis saja, namun juga non akademik. Di sekolah kita lebih diajarkan mengenai kemampuan akademik saja, sedangkan kemampuan non akademik kita tidak begitu diperhatikan. Sedangkan nantinya ketika kita berada di dunia kerja selain mampu dalam menyelesaikan tugas sesuai dengan kemampuan, kita juga harus mampu beadaptasi dengan baik di dunia kerja. Kemampuan akademik/teknis disebut juga hardskill, sedangkan kemampuan non akademik disebut softskill.

Dunia kerja juga percaya bahwa sumber daya manusia yang unggul adalah mereka yang tidak hanya memiliki kemahiran hard skill saja tetapi juga piawai dalam aspek soft skillnya. Dunia pendidikanpun mengungkapkan bahwa berdasarkan penelitian di Harvard University Amerika Serikat ternyata kesuksesan seseorang tidak ditentukan semata-mata oleh pengetahuan dan kemampuan teknis (hard skill) saja, tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill). Penelitian ini mengungkapkan, kesuksesan hanya ditentukan sekitar 20% oleh hard skill dan sisanya 80% oleh soft skill.

Hampir semua perusahaan dewasa ini mensyaratkan adanya kombinasi yang sesuai antara hard skill dan soft skill, apapun posisi karyawannya. Di kalangan para praktisi SDM, pendekatan ala hard skill saja kini sudah ditinggalkan. Percuma jika hard skill bagus, tetapi soft skillnya buruk. Hal ini bisa dilihat pada iklan-iklan lowongan kerja berbagai perusahaan yang juga mensyaratkan kemampuan soft skill, seperi team work, kemampuan komunikasi, dan interpersonal relationship, dalam job requirementnya. Saat rekrutasi karyawan, perusahaan cenderung memilih calon yang memiliki kepribadian lebih baik meskipun hard skillnya lebih rendah. Alasannya sederhana : memberikan pelatihan ketrampilan jauh lebih mudah daripada pembentukan karakter. Bahkan kemudian muncul tren dalam strategi rekrutasi „ "Recruit for Attitude, Train for Skill".


Hal tersebut menunjukkan bahwa : hard skill merupakan faktor penting dalam bekerja, namun keberhasilan seseorang dalam bekerja biasanya lebih ditentukan oleh soft skillnya yang baik.
Psikolog kawakan, David McClelland bahkan berani berkata bahwa faktor utama keberhasilan para eksekutif muda dunia adalah kepercayaan diri, daya adaptasi, kepemimpinan dan kemampuan mempengaruhi orang lain. Yang tak lain dan tak bukan merupakan soft skill.

sumber :
http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=Antara Hard Skill dan Soft Skill&&nomorurut_artikel=212
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/11/perbedaan-softskill-dan-hardskill/ 

4. Soft Skill apa saja dibutuhkan oleh suatu perusahaan?

Di dalam persaingan seperti sekarang, kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki profesionalisme  yang berbasis kemampuan. Terlebih di dunia kerja sekarang banyak  dipengaruhi perubahan pasar, ekonomi dan teknologi. Tenaga kerja yang memiliki kecerdasan emosional (Emotional Quatient) sangat mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut disamping kecerdasan intelektual. Berdasar hasil survey Nasional Assosiation of Colleges and Employers USA (2002) terhadap 457 pimpinan perusahaan menyatakan bahwa Indeks Kumulatif Prestasi (IPK) bukanlah hal yang dianggap penting dalam dunia kerja. Yang jauh lebih penting adalah sotfskill antara lain kemampuan komunikasi, kejujuran, kerjasama, motivasi, kemampuan beradaptasi dan kemampuan interpersonal dengan orientasi nilai pada kinerja yang efektif.

Kemampuan softskill diatas dapat didefinisi, yaitu Kemampuan yang dapat mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain, Kemampuan memotivasi diri, Kemampuan mengendalikan diri/ mengelola emosi pada diri sendiri dalam hubungan dengan orang lain (Daniel Goleman). Ada lima kecedasan emosial yang dibutuhkan didunia kerja sekarang ini, yaitu :
  1. Kesadaran Emosional , yang meliputi kedewasaan emosi dalam  pengambilan keputusan yang win-win solution.
  2. Pengelolaan Emosional (pengedalian diri) yang meliputi kemampuan kepekaan, sabar dan  tabah dalam menjalankan tugas.
  3. Motiovasi Diri, yang meliputi  kemampuan berpikir positif, ulet dan pantang menyerah
  4. Empati pada Sesama  ; yang meliputi kemampuan memahami, merasakan, peduli, hangat, akrab dan kekeluargaan
  5. Ketrampilan Sosial , yang meliputi kemampuan bermusyawarah, bekerjasama, kepentingan umum/tim)
Di sisi lain secara teori, di dalam dunia kerja, ada 3 unsur utama yang harus dipenuhi agar seseorang dikatakan memiliki kompetensi  yang meliputi kompetensi knowledge atau cognitive domain, skill atau psychomotor domain, serta attitude atau affective domain. (Jayagopan Ramasamy, Malaysia 2006). Dalam teori tersebut dikatakan bahwa kompetensi tersebut harus bisa diukur (measurable), dinilai, ditunjukkan (demonstrable) dan diamati (observable) melalui perilaku pada saat melaksanakan tugas. Sasaran akhir dari kompetensi adalah perilaku yang diharapkan (desired behaviour) dan perlu ditunjukkan dalam melaksanakan tugas. Kompetensi yang berkaitan langsung dengan bidang kerja.

Selain itu menurut Spencer dan Specer ada 2 kompetensi yang berkaitan dengan bidang kerja, yakni Generic competencies, merujuk pada kompetensi yang perlu ada pada semua pegawai mengarah ke softskills, sikap mental dalam bekerja dan Functional competencies, merujuk pada kompetensi khusus yang diperlukan bagi suatu fungsi atau pekerjaan tertentu mengarah ke hardskills dan kemampuan teknis. Sedangkan di lapangan, kompetensi tersebut terbagi atas kebutuhan kemampuan;
Knowledge : diukur melalui ujian penilaian yang dilaksanakan oleh pihak berwenang
Skill : diukur dengan mengikutsertakan  ke dalam pelatihan-pelatihan tertentu dan 
Attitude : diukur secara lebih subjektif melalui penilaian terhadap perilaku yang ditunjukkan dalam melaksanakan tugas.
Knowledge (melalui pendidikan), Skill (melalui pelatihan) dan Attitude yg harus dimiliki oleh tenaga kerja disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha/dunia kerja dengan menggunakan konsep Link and Match.

Sedangkan ketrampilan softskill tenaga kerja, dalam perkembangannya banyak disumbang oleh karakter pribadi yang berasal dari didikan lingkungan keluarga (pola asuh), tradisi dan pengaruh lingkungan sekolah (sosial).

Di beberapa perusahaan, ketrampilan softskill yang dibutuhkan meliputi leadership, kreativitas, kominukasi, kejujuran dan fleksibel. Memang dalam prakteknya ketrampilan softskill dapat dilatih dan disiapkan, namun menurut pengalaman dari PT Charoen Pokphand Indonesia  misalnya, perubahan-perubahan dalam organisasi termasuk budaya organisasi juga dapat menyumbang terhadap peningkatan softskill tenaga kerja. Pembinaan softskill yang baik, menurut pengalaman PT. Charoen dengan komunikasi asertif, yaitu komunikasi yang berdasar keterbukaan, jujur, tegas, langsung dan dengan cara yang sopan.

sumber :
http://disnakertransduk.jatimprov.go.id/edisi-122-februari-2011/366-kebutuhan-soft-skill-di-dunia-kerja

Nama  : Dyah Sekar Ayu
Kelas  : 1 PA 07
NPM  : 17511957

Kamis, 15 Desember 2011

10 KEBIASAAN YANG BISA MERUSAK CARA KERJA OTAK

Hay teman-teman kebiasaan apa aja sih yang bisa merusak cara kerja otak?? Di simak bareng-bareng yuk semoga bermanfaat yaa :)

1. Tidak mau sarapan.
Hayo.. siapa nih yang jarang sarapan atau enggak pernah sama sekali?
Banyak banget orang yang menyepelekan sarapan,
padahal enggak mengkonsumsi makanan dipagi hari bisa menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah loh. Hal ini nih yang bisa berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yg akhirnya berakhir pada kemunduran otak. Naaaahhh mulai sekarang kita harus mentingin sarapan ya temen-temen, apalagi buat temen-temen yang biasanya menjalani keseharian akfitas yang padat hihi

2. Kebanyakan makan.
Nah kita juga harus hati-hati ya kalo makan porsina jangan kebanyakan, karena menurut penelitian itu kalo makan terlalu banyak bisa menyebabkan mengerasnya pembuluh otak yang biasanya menuntun kita pada menurunnya kekuatan mental, bisa-bisa ntar kita jadi males buat ngelakuin hal karna ngantukkk haha
 
3. Terlalu banyak mengkonsumsi gula.
Mengkonsumsi gula sih boleh-boleh aja teman asal enggak berlebihan yaa, karena menurut penelitian lagi nihh hehe terlalu banyak mengkonsumsi gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi, sehingga tubuh kita akan kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu. ckck

4. Merokok.
Nah khusus buat yang sering merokok terutama untuk cowok inget yaa kalo merokok itu ternyata berakibat sangat-sangat mengerikan pada otak kita. Coba bayangin aja, otak kita bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya. hadeeh. Tak hayal diwaktu tua kita rawan Alzheimer (kepikunan). Merokok juga tidak baik buat ibu hamil lohh.. Apalagi merokok bisa menyebabkan penyakit Kanker alias Kantong Kering hahaha :p

5. Polusi udara.
Kita perlu tau teman kalo otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama kita berada di lingkungan dengan udara berpolusi bisa membuat kerja otak enggak efisien. Makanya kita harus extra berhati-hati yaa. okeeeee :D

6. Kurang tidur.
Yap ini dia yang paling sering dilakuin sama orang-orang, begadang itu sebenernya bahaya banget, kadang ada juga kan yang bela-belain nongkrong sampe larut malam, malah sampe pagi. hem apalagi jaman sekarang dunia maya lagi buming banget..
Pastinya banyak juga yang menyempatkan online sampe malem, bahkan sampe pagi. ya kaaan?
hey tau enggak sih kalian kalo tidur itu memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering melalaikan tidur bisa membuat sel-sel otak kita justru mati kelelahan. Mau apa kalo kita lama-lama jadi orang yang o'on? hahaha enggak kan? maka dari itu mulai sekarang tidurnya lebih teratur lagi ya teman-teman ;)

7. Menutup kepala ketika sedang tidur.
Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang berbahaya banget soalnya karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi, sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak. Lebih diperhatikan lagi ya teman-teman :)

8. Kurangnya stimulasi otak.
Perlu kita ketahui kalo berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir justru membuat otak kita menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal. Pakelah otak kita sebaik-baiknya untuk berpikir apapun, terutama berpikir yang positive ya teman-teman hehe

9. Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit.
Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh lagi kurang fit bisa memperparah ketidakefektifan otak?
hem berarti intinya kalo kita lagi sakit atau kurang fit dilarang keras terlalu mikirin sesuatu, soalnya nanti yang ada kita sama aja memperlambat penyembuhan nya, gitu teman-teman hehe 


10. Jarang bicara.
Menurut penelitian lagi nih ya ternyata percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak, hey guys tingkatkan lagi bicaranya yaa! pendiem sih boleh-boleh aja tapi jangan keterlaluan yaa, bisa-bisa nanti malah bikin BT orang-orang yang berada di sekitar kita lagii huhhh..
hehehe

Buat temen-teman yang tidak ingin otaknya rusak hindari perintah diatas yaa, hem saya juga lagi mencoba nih hahaha :D

http://www.kumpulberita.com/2011/04/10-kebiasaan-yang-bisa-merusak-cara.html

Kamis, 24 November 2011

Manusia dan Pandangan Hidup


H. Manusia dan Pandangan Hidup

Pandangan hidup itu bersifat kodrati karena ia menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya.

Pandangan hidup berdasarkan asalnya yang terdiri dari 3 macam :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara.
3 Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

Setiap orang, baik dari tingkatan yang paling rendah sampai dengan tingkatan yang paling tinggi, mempunyai cita-cita hidup. Hanya kadar cita-citanya sajalah yang berbeda. Bagi orang yang kurang kuat imannya ataupun kurang luas wawasannya, apabila gagal mencapai cita-cita, tindakannya biasanya mengarah pada hal-hal yang bersifat negative. 
Disinilah peranan pandangan hidup seseorang. Pandangan hidup yang teguh merupakan pelindung seseorang. Dengan memegang teguh pandangan hidup yang diyakini, seseorang tidak akan bertindak sesuka hatinya. Ia tidak akan gegabah bila menghadapi masalah, hambatan, tantangan dan gangguan, serta kesulitan yang dihadapinya.

Kebajikan
Kebajikan/kebaikan atau perbuatan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Sebagai mahluk pribadi, manuda dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik dan buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan didalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku. Jadi suara hati dapat merupakan yakin untuk diri sendiri. 
Suara hati selalu memilik yang baik, sebab ia selalu mendesak untuk berbuat  baik bagi dirinya. Oleh karena itu, kalau seseorang berbuat sesuatu sesuai dengan bisikan hatinya, maka orang tersebut perbuatannya pasti baik. Meskipun demikian harus dinilai dan diukur menurut suatu atau pendapat umum. Dengan itu kebajikan adalah perbuatan yang sesuai dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hukum Tuhan. Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya, karena tingkah laku bersumber pada pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri, sehingga tingkah laku setiap orang berbeda-beda.

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkah laku seseorang, yaitu :
1. Faktor prmbawaan
2. Faktor Lingkungan
3. Pengalaman


Usaha/perjuangan
Usaha /perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak atau ilmu maupun dengan tenaga/jasmani. Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Kemampuan itu terbatas pada fisik dan keahlian/ketrampilan, untuk manusia bekerja keras yang dibatasi oleh kemampuan, karena kemampuan terbatas timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya.

Keyakinan/Kepercayaan
Keyakinan/kepercayaan adalah pandangan hidup yang berasal dari akal atau kekuaasaan Tuhan. Menurut Prof. Dr.Harun Nasution, ada tiga aliran filsafat, yaitu aliran naturalisme, aliran intelektualisme, dan aliran gabungan. 
a. Aliran Naturalisme
Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur, dan itu dari Tuhan. 
b. Aliran intelektualisme
Dasar aliran ini adalah logika / akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia berpikir. 
c. Aliran Gabungan
Dasar aliran ini ialah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan.

Jadi apabila dasar keyakinan itu kekuatan gaib dari Tuhan dan akal, kedua-duanya mendasari keyakinan secara seimbang, akan dalam arti baik sebagai logika berpikir maupun sebagai daya rasa (hati nurani), logika berpikir baik secara individual maupun secara kolektif pandangan hidup ini disebut sosialisme-religius.

Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik :
1. mengenal
2. mengerti
3. menghayati
4. meyakini
5. mengabdi
6. mengamankan


http://sindyarsita.wordpress.com/2010/11/09/ilmu-budaya-dasar-manusia-dan-pandangan-hidup

Manusia dan Keadilan


G. Manusia dan Keadilan

Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Jika kita mengakui hak hidup kita, maka kita wajib mempertahankan hak hidup dengan bekerja keras tanpa merugikan orang lain. Hal ini disebabkan oleh karena orang lain pun mempunyai hak hidup seperti kita. Jika kita pun mengakui hak hidup orang lain, kita wajib memberikan kesempatan kepada orang lain untuk mempertahankan hak hidup mereka sendiri. jadi keadilan pada pokoknya terletak pada keseimbangan atau keharmonisan antara menuntut hak, dan menjalankan kewajiban nya.

Adil atau keadilan juga dapat berarti suatu tindakan yang tidak berat atau tidak memihak ke salah satu pihak, memberikan sesuatu kepada orang dengan hak yang harus diperolehnya. Bertindak secara adil berarti mengetahui hak dan kewajiban, mengerti mana yang benar dan yang salah, bertindak jujur dan tepat menurut peraturan dan hukum yang telah ditetapkan serta tidak bertindak sewenang-wenang.

Dalam bukunya M. Munandar sulaiman, menyatakan pengertian keadilan menurut beberapa teori antara lain :
  • Menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartiaka sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit.
  • Menurut Plato merupakan proyeksi pada diri manusia sehingga orang yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalika diri dan perasaanya dikendalikan oleh akal.
  • Menurut Socrates merupakn proyeksi pada pemerintah karena pemerintah adaklah pimpinan pokok yang menetukan dinamika masyarakat.

Berbagai Macam Keadilan :

Keadilan legal atau keadilan moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya.

Keadilan distributive
Aristotele berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).

Keadilan komutatif
Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.

Kejujuran
Kejujuran adalah kelurusan hati atau ketulusan hati, yang maksudnya ati dan perasaan yang ada pada diri manusia memiliki nilai yang baik. Kejujuran berarti apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nurani. Jujur juga berarti seseorang bersih hati dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum, jujur berarti pula menepati janji.
Pada hakikatnya kejujuran dialandasi oleh kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa.Berbagi macam hal yang menyebabkan orang berbuat tidak jujur. Mugkin karena tidak rela atau pengaruh lingkungan, karena social ekonomi atau karena niat-niat yang lain nya. Berbagai cara dan sikap seseorang mempertahankan kejujuran.

Pemulihan nama baik
Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Setiap orang menjaga dengan hati-hati agar namanya baik. Lebih-lebih jika ia menjadi teladan bagi orang disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang tak ternilai harganya. Penjagaan nama baik erat hubungannya dengan tingkah laku atau perbuatan. Atau boleh dikatakan nama baik atau tidak baik ini adalah tingkah laku atau perbuatan nya. Atau dengan cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin pribadi, cara menghadapi orang, perbuatn-perbuatan yang dihalalkan agama dan sebagainya. Pada hakekatnya pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia dengan segala kesalahan nya bahwa apa yang diperbuatnya tidak sesuai dengan ahlak yang baik. Untuk memulihkan nama baik manusia harus tobat atau minta maaf.
Tobat dan minta maaf tidak hanya dibibir, melainkan harus bertingkah laku yang sopan, ramah, berbuat baik dengan memberikan kebajikan dan pertolongan kepaa sesama hidup yang perlu ditolong dengan penuh kasih sayang , tanpa pamrin, takwa terhadap Allah SWT dan mempunyai sikap rela, tawakal, jujur, adil dan budi luhur.

Pembalasan
Pembalasan adalah cara atau perbuatan yang bertujuan untuk memulangkan kembali apa yang pernah dikenakan kepadanya, baik melalui hal yang positif dan negative, hal yang positif biasanya cenderung berupa pujian/ sanjungan, imbalan, penghargaan. Lain halnya dengan yang negatif yang lebih cenderung pada hukuman yang biasanya dijatuhkan kepada mereka yang dinilai salah menurut mereka. Pembalasan merupakan sebuah reaksi atau perbuatan oranng lain, reaksi itu bias berupa perbuatan yang serupa atau yang seimbang. Manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya  maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibannya itu. Mempertahankan hak dan kewajiban itu adalah pembalasan.